Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » headline » Pemprov Sampaikan Nota Penjelasan 3 Raperda ke DPRD

Pemprov Sampaikan Nota Penjelasan 3 Raperda ke DPRD 

GardaNKRI.COM. TANJUNG SELOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Selasa (11/7) kemarin, menggelar rapat Paripurna ke-9 masa persidangan II tahun 2017, di ruang rapat utama lantai dua gedung DPRD.

Rapat paripurna ini terdiri dua agenda. Yakni penyampaian nota penjelasan atas 3 rancangan peraturan daerah (Raperda) dari Pemprov Kalimantan Utara. Dan penetapan Peraturan Daerah (Perda) Kalimantan Utara Nomor 2 Tahun 2017 tentang Pelayanan Kesehatan Masyarakat.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon, didampingi Wakil Ketua II Marwanysah. Hadir dalam rapat tersebut Asiten I Bidang Pemerintahan Setprov Kaltara Sanusi, mewakili Gubernur Kaltara Irianto Lambrie.

Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon menyebutkan, berdasarkan surat masuk dari Gubernur Kaltara Nomor: 188.34.1/86/HK, perihal: Pengajuan Rancangan Peraturan Daerah, tertanggal 30 Mei 2017, Pemprov Kaltara menyampaikan tiga raperda kepada DPRD Kaltara. Tiga Raperda itu yakni Raperda tentang PT Migas Kaltara Jaya, Raperda tentang PT Benuanta Kaltara Jaya dan Raperda tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

Dikatakannya, tiga raperda ini sebelumnya sudah dibahas di jajaran eksekutif. Selanjutnya, akan dilakukan pembahasan bersama di legislatif, sesuai dengan amanat Pasal 73 Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 80/2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah.

Marten berharap tiga raperda Pemprov Kaltara yang nota penjelasannya telah disampaikan ke DPRD dapat segera dibahas. “Setelah disampaikan, dalam waktu dekat kami akan membentuk panitia khusus (Pansus) Pembahas Perda untuk menindak lanjuti raperda ini,” kata Marten Sablon, usai memimpin paripurna, Selasa (11/7).

Ia menargetkan, pansus akan terbentuk dalam waktu dua pekan kedepan. Setelah pansus terbentuk, maka akan dilakukan pembahasan secara intensif dengan pihak-pihak terkait, termasuk melakukan kajian-kajian terhadap raperda tersebut. “Kita berharap bisa rampung secepatnya, dengan tetap mengikuti prosedur yang ada,” pungkasnya. (adv)

Add a Comment