Terdepan dan Terpercaya|Kamis, April 18, 2019
> Home » Advetorial » “PEMILU 2019 Yang Aman,Tertib,Damai,Berintegritas Tanpa HOAX,Politisasi SARA, & Politik UANG”

“PEMILU 2019 Yang Aman,Tertib,Damai,Berintegritas Tanpa HOAX,Politisasi SARA, & Politik UANG” 

Gardankri.com, Tarakan (KALTARA), – Pesta Demokrasi sudah diambang pintu, sukses tidaknya PEMILU Serentak 17 April 2019, tentunya berada di tangan masyarakat Indonesia, tak terkecuali masyarakat Kota Tarakan Kalimantan Utara, yang memiliki peran untuk menciptakan kedamaian bersama semua komponen yang terkait, baik langsung maupun tidak langsung dalam suksesnya PEMILU 17 APRIL 2019 tanpa Golput, tanpa money politic,hoax, sara dan kecurangan.

Semua pihak penting untuk selalu waspada dan bekerjasama dengan baik, mengingat sudah terjadi berbagai aksi dan tindakan yang sangat tidak terpuji belakangan ini, yang merusak dan mencoreng komitmen membangun demokrasi yang berkualitas, menciptakan pemilu damai, seperti kampanye hitam yang memfitnah dan menjelek–jelekkan calon presiden, yang berpotensi timbulnya konflik horisontal.

Berbagai kecemasan akan memuncaknya konflik dapat dipahami jika semua pihak tidak
mengantisipasinya. Sekecil apapun potensi tersebut harus dicegah, untuk itu semua pihak khususnya stake holder Pemilu agar konsisten dan tegas serta adil dlm menyikapinya.

Berkaca dari banyak negara di dunia ini, Indonesia merupakan salah satu yang sukses dan mendapat pujian banyak negara dalam menyelenggarakan pemilu. Dibanding beberapa negara lain yang melakukan pemilu dalam suasana teror dan mencekam karena terjadi kekacauan di masyarakat. Beda dengan  Indonesia yang relatif damai dan kondusif dalam berpolitik.

Terciptanya pemilu yang damai, sebenarnya bagian dan wujud nyata karakter kita bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila sebagai dasar negara dan pijakan masyarakat dalambermasyarakat sehari-hari serta diperkuat dengan nafas Bhinneka Tunggal Ika, walau berbeda-bedakita tetap satu, bangsa Indonesia, maka sudah seharusnya kita menghayati dan melaksanakan pesta demokrasi ini serta berbagai aktivitas dan tindakan dengan damai, santun dan bertitik tolak untuk kesejahteraan masyarakat secara jasamani dan rohani.

Meskipun Aroma Politik akan memuncak, sebagai negara dan bangsa yang berpegang teguh pada prinsip-prinsip Pancasila serta Bhinneka Tunggal Ika, maka hal itu merupakan tanggungjawab kita bersama, baik masyarakat, pemerintah dan lembaga-lembaga lainnya untuk merealisasikan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika demi terwujudnya Indonesia yang damai.

Komisi Pemilihan Umum harus benar-benar menjaga netralitasnya, juga dengan semua pihak
penyelenggara pemilu sampai kabupaten, kecamatan dan desa, harus benar-benar menjaga
netralitas dan independennya, jangan ada upaya untuk memihak salah satu pihak, karena upaya
pemihakan akan mencederai tujuan akhir dari pemilu ini.

Pihak media, sebagai pilar demokrasi lainnya, memiliki peran yang sangat vital menciptakan pemilu damai dan menciptakan kedamaian di masyarakat. Media harus cerdas dalam menayangkan berita-berita ke masyarakat tanpa HOAX. Harus memilah mana berita yang layak konsumsi mana berita yang tidak layak, jangan hanya gara-gara kejar rating dan keberpihakannya, maka semua berita-berita diterbitkan yang ujungnya akan menciptakan ketidakstabilan situasi politik di masyarakat, khususnya Kota Tarakan Kalimantan Utara.

Aparat pemerintah, baik sipil maupun militer juga harus benar-benar netral, sebagai abdi negara.
Sistem birokrasi harus netral, jangan menggunakan kekuatan sistem tersebut untuk memihak salah satu kandidat, karena akan merusak upaya menciptakan pemilu damai. kita yakin akan mewujudkan Pemilu Serentak 2019 yang santun, damai, tenang dan sesuai dengan spirit pilar-pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Kita yakinkan semua pihak, kita yakinkan dunia internasional kalau kita masyarakat Indonesia siap mewujudkan pemilu yang AMAI,AMAN, TERTIB, BERINTEGRITAS TANPA HOAX, TANPA POLITISASI SARA DAN POLITIK UANG”.

Penulis : GERAKAN PEDULI BANGSA (Md/Ra)


Add a Comment