Terdepan dan Terpercaya|Rabu, Oktober 23, 2019
> Home » News » THR Buruh Paling Lambat H-7

THR Buruh Paling Lambat H-7 

Gardankri.com, TANJUNG SELOR – Para pemberi kerja atau perusahaan diminta untuk membayar tunjangan hari raya (THR) selambatnya 7 hari sebelum Hari Raya Idulfitri.

 

Imbauan tersebut, kata Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltara, Asnawi, berdasarkan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Nomor 2 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2019 Bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

 

“Surat edaran itu kami sampaikan kepada pemerintah kabupaten dan kota, juga setiap perusahaan yang terdata di Kaltara,” kata Asnawi, Kamis (16/5).

 

Besaran THR bagi pekerja yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus-menerus atau lebih, 1 bulan upah. Sedangkan untuk pekerja dengan masa kerja kurang dari 12 bulan, THR-nya diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang sudah ditetapkan, yaitu masa kerja dibagi 12 bulan dikali 1 bulan upah.

 

Selain itu, di surat edaran itu juga memaparkan besaran THR bagi pekerja harian lepas. Dimana apabila masa kerjanya sudah 12 bulan atau lebih, diberikan berdasarkan upah 1 bulan dengan memperhitungkan rata-rata upah yang diterima dalam 12 bulan terakhir sebelum Hari Raya Idulfitri. Sedangkan yang mempunya masa kerja kurang dari 12 bulan, THR-nya sebesar upah 1 bulan berdasarkan rata-rata upah yang diterima tiap bulan selama masa kerja. (humas/ats/ardy) 

Add a Comment