Terdepan dan Terpercaya|Kamis, April 18, 2019
> Home » headline » Tambah Libur Tanpa Alasan Jelas, Sepakat Pegawai Diberi Sanksi

Tambah Libur Tanpa Alasan Jelas, Sepakat Pegawai Diberi Sanksi 

GardaNKRI.COM. TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara Irianto Lambrie mengingatkan kepada pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara untuk tidak menambah libur. Jika melanggar, siap-siap mendapatkan sanksi. Hal ini pun direspons positif kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Ketua DPRD Kaltara Marten Sablon mengatakan, pihaknya memberikan dukungan penuh jika Gubernur Kaltara memberikan saksi tegas bagi pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara yang menambah libur usai cuti bersama. Apalagi tidak memberikan alasan yang jelas perihal tidak masuk kantor di hari pertama kerja pascacuti bersama.

Menurutnya, pemberian sanksi bagi pegawai yang bolos kerja perlu dilakukan guna menegakkan disiplin pegawai. “Kami tentu mendukung upaya Gubernur mendisiplinkan pegawai di lingkungan Pemprov Kaltara. Peraturan tentang disiplin pegawai memang harus ditegakkan,” kata Marten, Kamis (29/6).

Disebutkannya, masa cuti bersama atau libur Lebaran bagi pegawai yang di mulai sejak Jumat (23/6) dan kembali masuk kantor pada Senin (3/7) nanti, sudah cukup panjang. Karena itu, menurut dia, tidak ada alasan bagi peawai menambah libur karena urusan keluarga. Apalagi dengan alasan tidak mendapat tiket balik bagi pegawai yang mudik Lebaran. Karena, hal itu bisa diantisipasi sejak awal.

Ia juga sependapat jika sanksi yang diterapkan berupa pemotongan insentif. “Hari Senin akan datang semua aktivitas terutama pelayanan publik di kantor-kantor pemerintah sudah harus berjalan seperti biasa. Jika ada yang tidak masuk, kita berharap sanksi yang diberikan benar-benar diterapkan,” pungkas pilitisi Partai Demokrat ini. (HUMAS)

Add a Comment