Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » headline » Perlu Regulasi Perdagangan Barang-Barang Impor

Perlu Regulasi Perdagangan Barang-Barang Impor 

GardaNKRI.COM, TANJUNG SELOR – Wakil ketua DPRD Kaltara Abdul Djalil Fattah mengungkapkan, barang-barang asal Malaysia yang selama ini beredar bebas di perbatasan disebut merugikan kaltara. Seharusnya dari kegiatan perdagangan dapat menguntungkan Kaltara dari sisi retribusi dan pajak.

“Kita sebenarnya rugi terutama dari pajaknya. Harusnya ada penarikan pajak barang-barang impor. Itu kan ada tata pengaturannya,” ujarnya, pekan lalu.

Secara regulasi hal tersebut dapat diatur dalam mekanisme perdagangan bebas. Namun sejauh ini regulasi tersebut belum juga diterapkan di Kaltara. “Paling kita hanya memberi himbauan saja, ini kan perdagangan luar negeri, tidak mungkin kita buat. ini kewenangannya Pemerintah Pusat,” imbuh dia.

Lanjut Abdul Djalil, akibat belum jelasnya regulasi terkait aktivitas ekonomi di daerah perbatasan, membuat sebagian besar masyarakat lebih memilih menggunakan barang asal negara tetangga, dengan pertimbangan lebih mudah didapatkan.

Karena itu, ia berharap Pemprov Kaltara dapat mengomunikasikan masalah tersebut pada kementrian terkait, agar dapat segera diambil langkah konkret untuk menyelesaikan masalah perdagangan antar Malaysia dan Indonesia di kawasan Kaltara.

“Harus diurus di Menteri Perdagangan, termasuk didalamnya itu Menteri Luar Negeri, supaya ada tindakan-tindakan terkait kegiatan ekonomi di perbatasan itu. Paling tidak kita jangan sampai dirugikan dengan masuknya barang-barang dari luar negeri, terutama Malaysia,” pungkasnya. (adv)

Add a Comment