Terdepan dan Terpercaya|Selasa, Juni 25, 2019
> Home » headline » Gerhana Bulan Jadi Perhatian Publik

Gerhana Bulan Jadi Perhatian Publik 

Gardankri.com,Jakarta –  Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin menyebut gerhana bulan total pada nanti malam, Rabu (31/1/2018), adalah istimewa dan menarik perhatian publik. Mengapa demikian?

Profesor Riset Astronomi-Astrofisika, LAPAN ini menjelaskan karena sebutannya disebut :

Supermoon. Yakni karena jarak bulan masih terdekat dengan bumi. Sehingga purnama dan gerhana tampak lebih besar dari biasanya.

Kemudian disebut Blue moon karena ini purnama kedua pada bulan Januari, setelah 1 Januari lalu.

Selain itu gerhana bulan total juga sering disebut Blood Moon karena saat gerhana total bulan tampak merah darah.

“Jadi gerhana bulan pada 31 Januari 2018 boleh disebut Super-Blue-Blood-Moon,” ujar Kepala LAPAN, Rabu (31/1) dalam tulisannya berjudul “Gerhana Bulan Total Buktikan Bumi Bulat: Bantahan Telak Dongeng Bumi Datar” yang diunggah di blog-nya, tdjamaluddin.wordpress.com.

Lebih lanjut ia menjelaskan gerhana bulan total 31 Januari 2018 akan terlihat di seluruh Indonesia. Proses gerhana mulai pukul 18:48 WIB.

Gerhana bulan total pukul 19.52-21:08 WIB. Proses gerhana berakhir pukul 22:11 WIB.
Prosesnya, mulai pukul 18:48 WIB bagian bawah (sisi Timur) purnama mulai tergelapi oleh bayangan bumi.

Kemudian pukul 19.52 sampai 21:08 bulan menjadi gelap kemerahan saat seluruh purnama masuk ke bayangan inti bumi.

“Warna merah disebabkan oleh pembiasan cahaya matahari oleh atmosfer bumi,” jelasnya.

Setelah itu secara perlahan cahaya purnama mulai tampak dari bagian kanan bawah (Timur). Dan proses gerhana berakhir pada pukul 22:11 WIB. (Jp/Ats)

Add a Comment