Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » Hukum » FKDM Kaltara Gelar Diskusi Panel Anti Paham Radikal Dikalangan Pelajar SLTA Dan Sederajat

FKDM Kaltara Gelar Diskusi Panel Anti Paham Radikal Dikalangan Pelajar SLTA Dan Sederajat 

Gardankri.com, Tarakan – Diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya, tepat Pukul 08.30 Wite, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat ( FKDM ) Provinsi Kalimantan Utara Resmi dibuka Oleh Usman Faqih selaku Ketua FKDM Kaltara, dikalangan Pelajar Tingkat SLTA atau Sederajat guna Menangkal Anti Paham Radikal, acara yang berlangsung  di ruang Pertemuan My City Hotel Jl. Mulawarman Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Tarakan Barat,  Kota Tarakan Provinsi Kalimantan Utara (23/11/18).

Selain ucapan terima kasih yang disampaikan Usman   Faqih selaku ketua, dirinya juga mengatakan bahwa ” Salah satu faktor yang dapat mencegah paham radikal yaitu pendidikan yang mana kita tahu tidak ada senjata yang ampuh untuk melakukan perbaikan pembangunan dalam segala hal dalam kehidupan manusia adalah ilmu”, jelasnya.

Selain itu tambahnya ” kami FKDM Provinsi Kaltara selaku Penyelenggara para Guru Pendamping dan para siswa dapat menerima apa yang telah di terima dari kegiatan ini,” harapnya.

Sementara menurut  Ahmad Sujai, SH., MH. selaku kasi ormas dan ekonomi mewakili Kesbangpol Kota Tarakan yang juga merupakan narasumber dalam acara ini menyampaikan bahwa ” Peran Pemerintah dalam mengantisipasi tindak kekerasan dan terorisme dalam lingkungan pelajar yaitu Siswa diharapkan melibatkan diri dalam kegiatan hal-hal positif yang ada di sekolah “, jelasnya.
Selain itu tambahnya ” Peran Guru Agama sangat penting terhadap anak didik agar jangan sampai menjadi teroris, Peran Guru PPKN agar lebih luas mempelajari sejarah ideologi bangsa “, ucapnya.

Dalam acara tersebut pihak Kodim 0907 Tarakanpun hadir. Kehadiran Mayor Thohar, S. Ag juga sebagai narasumber. Ia menjelaskan bahwa ” Bagi Indonesia pertahanan negara bukan semata-mata ditujukan untuk perang melainkan untuk mewujudkan perdamaian, menjamin keutuhan NKRI, mengamankan kepentingan Nasional, serta menjamin terlaksananya pembangunan Nasional”, jelasnya.

Menurutnya, ” ancaman aktual itu diantaranya Islamic State Of Iraq And Syuriah ( ISIS ), Terorisme dan Radikalisme, komunis gaya baru, Black Campaign, Bencana Alam, dan Narkoba “, tambahnya.

” Sementara salah tugas TNI memiliki fungsi menangkal dan penindakan Teroris dan fungsi itu dijabarkan dalam tugas dan pokok adalah menjaga kedaulatan RI dan melindungi segenap bangsa “, tutupnya.

Acara ini dihadiri guru pendamping dan pelajar se-kota Tarakan sebanyak 85 orang terdiri dari pelajar  SMAN 1 Tarakan sebanyak 5 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMAN 2 Tarakan sebanyak 5 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMKN 2 Tarakan sebanyak 20 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMA PATRA DHARMA Tarakan sebanyak 10 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMA MARITIM Tarakan sebanyak 5 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar MAN Tarakan sebanyak 10 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMA CITRA BANGSA Tarakan sebanyak 5 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMA HANGTUAH Tarakan sebanyak 5 Orang, Guru Pendamping dan Pelajar SMA MUHAMMADIYAH Tarakan sebanyak 10 Orang dan guru – guru pendamping masing – masing sekolah berjumlah 10 orang.

Sejak awal kegiatan, hingga berakhirnya acara Diskusi panel Tingkat SLTA Sederajat ini, pelaksanaannya berjalan lancar dan banyak apresiasi dari para peserta serta tamu undangan. (Dina/Mudi).

 

 

 

 

 

Add a Comment