Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » headline » Raperda Urusan Transportasi Diusulkan di 2018

Raperda Urusan Transportasi Diusulkan di 2018 

GardaNKRI.COM. TANJUNG SELOR – Dua rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif dewan yang telah diusulkan dalam program pembentukan peraturan daerah (Propem Perda) 2017 masih menunggu jawaban dari Pemprov Kaltara.

Anggota Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Rakhmat Majid Gani menyebutkan, dua raperda tersebut yakni tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara serta Raperda tentang Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak Adat di Provinsi Kalimantan Utara.

“Dua raperda ini belum ada jawaban, disetujui atau tidak. Karena masih proses pembahasan di eksekutif,” kata Rakhmat Majid, belum lama ini.

Menurutnya, diusulkannya dua raperda itu karena dewan menilai sangat penting diterapkan di provinsi. Sebab, berkaitan dengan kegiatan yang kewenangannya ada di pemerintah provinsi. Seperti urusan pertambangan mineral dan batu bara.

Rakhmat Majid melanjutkan, selain dua raperda itu, ada juga beberapa rancangan peraturan daerah yang dinilai perlu diusulkan. Diantaranya, Raperda tentang Pengadaan Tanah, Raperda tentang Pengelolaan Air, Raperda tentang Urusan Perkebunan, Raperda tentang Urusan Lingkungan Hidup dan Raperta tentang Urusan Transportasi.

“Beberapa raperda itu kita persiapkan untuk program 2018, yang menurut kami juga sangat penting,” lanjutnya.

Beberapa raperda juga kata dia berkaitan dengan kegiatan yang kini kewenangannya di provinsi. Seperti urusan perkebunan. Begitu juga dengan urusan transportasi juga perlu segera diajukan karena sampai saat ini masih mengikuti perda di Provinsi Kaltim.

“Kalau raperda tersebut nanti bisa diterapkan, itu akan menopang kegiatan yang urusannya ada di provinsi ini,” pungkasnya. (adv)

Add a Comment