Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » Lipsus » Media Massa Dituntut Ubah Paradigma Pelaku UMKM

Media Massa Dituntut Ubah Paradigma Pelaku UMKM 

Gardankri.com, SURABAYA Tema yang diangkat pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2019, adalah pers menguatkan ekonomi kerakyatan berbasis digital. Sekaitan dengan itu, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie pun berharap media massa mampu menjadi salah satu motor pendorong pertumbuhan perekonomian rakyat. Peran aktif seluruh elemen bangsa, termasuk media massa sangat dibutuhkan bagi pertumbuhan Indonesia. Namun, untuk memenuhinya memang dibutuhkan perubahan paradigma dan kerja keras dari insan pers juga media massa. Salah satunya, media massa dituntut untuk dapat mengedukasi masyarakat juga pelaku UMKM mengenai pemanfaatan teknologi informasi dengan tepat dan bijaksana untuk meningkatkan pertumbuhan usahanya, kata Gubernur di sela Malam Ramah Tamah dan Jamuan Makan Malam Gubernur Jawa Timur (Jatim) Dalam Rangka Hari Pers Nasional 2019 dan Golden Award SIWO 2019 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (8/2) malam.

Irianto juga mengakui bahwa dirinya salut dengan perkembangan media massa saat ini yang mampu beradaptasi dengan kemajuan informasi teknologi yang terus berubah. Bahkan, kini media massa tak lagi hanya melulu mengurusi perekonomian skala raksasa namun telah merambah pada perekonomian rakyat. “Saya pun sepakat dengan pernyataan Pakde Karwo (Soekarwo, Gubernur Jatim, Red.) yang menyebutkan bahwa dengan terlibatnya media massa dalam hal satu ini, maka masyarakat secara tidak langsung akan dapat belajar kemajuan teknologi di media yang sudah menopang pertumbuhan perekonomian rakyat, jelas Gubernur.

Pada gilirannya, kerja sama media massa di era digital dengan UMKM Indonesia diharapkan dapat memicu peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meski hal tersebut masih perlu melangkah lebih jauh, namun saat ini telah ada yang berhasil diaplikasikan dengan baik. “Media digital telah mampu bekerjasama dengan market place, dimana market place itu sendiri berjanji akan memprioritaskan produk lokal atau produk dalam negeri. Ini memang hal yang sangat dibutuhkan Indonesia, khususnya Kaltara yang terus bergerak cepat dalam memajukan dan mengembangkan dirinya, ulas Gubernur.

Gubernur pun mengharapkan dengan semangat perubahan yang dibawa media saat ini, maka akan menjadi babak baru dalam pembenahan perekonomian rakyat, khususnya UMKM dan akhirnya mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Pada acara tersebut, Irianto juga meraih penghargaan dari SIWO PWI Pusat sebagai “Gubernur Peduli Olahraga” bersama sejumlah gubernur dan tokoh negara lainnya. Penghargaan ini diberikan berdasarkan usulan SIWO PWI Kaltara dan pengamatan Tim Keabsahan dan Keputusan Dewan Juri Panpel Golden Award Malam Anugerah Olahraga SIWO PWI 2019. “Saya berharap, dengan diraihnya penghargaan ini maka saya serta Pemprov Kaltara akan semakin terpacu dan termotivasi untuk memberikan yang terbaik bagi kejayaaan dan keharuman Kaltara khususnya, dan Indonesia pada umumnya, ulas Gubernur. Trofi sendiri, diserahkan Erick Thohir, selaku ketua penyelenggaran ASEAN Games 2018 Jakarta.

Sebagai informasi, pada malam ramah tersebut, tampak hadir sejumlah menteri kabinet kerja, ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari, Budayawan Cak Nun, sejumlah duta besar negara sahabat dan lainnya.(humas/ats/ardy)

Add a Comment