Terdepan dan Terpercaya|Sabtu, Februari 16, 2019
> Home » headline » Jokowi Merespon Kota Baru Mandiri Di Kaltara

Jokowi Merespon Kota Baru Mandiri Di Kaltara 

Gardankri.com, TANJUNG SELOR – Meski di luar jam kerja, siang tadi, Gubernur Kalimantan Utara Dr.H.Irianto Lambrie beserta jajaran Pemprov Kaltara, menggelar rapat staf di Kantor Gubernur Jumat 5 Januari 2018. Rapat tersebut sebagai upaya percepatan pembangunan di Tahun 2018.

Bersama Wakil Gubernur H.Udian Hianggio, Irianto mengajak kepada seluruh aparatur sipil Negara (ASN) di Kalimantan Utara untuk bersyukur atas apa yang telah dimiliki selama ini, Wujud rasa syukur itu harus dibuktikan dengan bekerja secara baik dan mampu bergerak cepat.
 
“Dalam kesempatan ini, perlu disampaikan terdapat sejumlah kabar gembira yang patut kita syukuri bersama, Pertama, Alhamdulillah, usulan percepatan pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor yang saya bahas dengan Presiden waktu kunjungannya ke Tanjung Selor, bulan Oktober tahun lalu mendapatkan respons positif,” Kata Irainto.
 
Lebih lanjut Irianto menyampaikan bahwa,mewakili Pemprov Kaltara, Akan diundang oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia untuk membahas surat Gubernur Kalimantan Utara Nomor 600/1217/PU-PERKIM/GUB tanggal 31 Oktober 2017 kepada Presiden yang menyampaikan permohonan penerbitan Instruksi Presiden (Inpres) tentang pembangunan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor,” Urainya.
 
Ada beberapa keuntungan Kaltara bila Inpres tersebut diterbitkan, maka akan berdampak positif bagi percepatan pembangunan KBM Tanjung Selor, Salah satunya, memudahkan Kaltara untuk mendapatkan bantuan keuangan pemerintah pusat dalam hal ini Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
 
Terkait dengan hal tersebut, Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie menginstruksikan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas PUPR-Perkim, Bappeda dan Litbang dan Biro Pemerintahan, untuk dapat mendampinginya serta membuat sejumlah poin yang akan dipaparkan di hadapan Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kemensetneg.
‘Kabar baik yang kedua, pada Kamis (11/1/2018) kita juga akan diundang oleh PT Dirgantara Indonesia untuk membahas keunggulan pesawat N219 di Bandung, Provinsi Jawa Barat, Dalam pertemuan tersebut nantinya, Saya meminta agar Wakil Gubernur ikut mendampingi saya dalam pertemuan tersebut, Saya juga menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mengundang sejumlah unsur pemerintahan daerah, seperti unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara,” Tegas Irianto.
 
Dalam acara tersebut juga, Pemerintah Provinsi Kaltara nantinya akan diajak untuk melihat pabrik pembuatan pesawat N219, Hal tersebut berkaitan dengan rencana Pemprov untuk membeli pesawat N219 ini bisa terealisasi, Mengingat sebagai upaya mengatasi masalah keterisoliran wilayah perbatasan.
“Hal terakhir yang kita bahas dalam pertemuan tadi, adalah mengenai efisiensi penggunaan anggaran pada APBD 2018 ini, Kita lebih utamakan pada program-program yang dibutuhkan langsung oleh masyarakat, dengan mengurangi kegiatan-kegiatan yang tidak efektif. Seperti perjalanan dinas, kegiatan-kegiatan seremonial. Termasuk efisiensi penggunaan BBM (bahan bakar minyak) untuk kendaraan dinas,”Tegas Gubernur Kaltara ini. (Hms/As/Antasari)

Add a Comment