Terdepan dan Terpercaya|Selasa, Februari 19, 2019
> Home » Lipsus » Baperda Diminta Koordinasi dengan Biro Hukum Soal Perkembangan Dua Raperda Inisiatif

Baperda Diminta Koordinasi dengan Biro Hukum Soal Perkembangan Dua Raperda Inisiatif 

GardaNKRI.COM, TANJUNG SELOR – Dua rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diusulnkan DPRD Provinsi Kaltara dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) 2017, masih dalam tahap pembahasan pihak eksekutif. Hal itu diakui Ketua DPRD Kaltara, Marten Sablon.

Dikatakan Marten, Dua raperda inisiatif dewan itu, yakni Raperda tentang Pertambangan Mineral dan Batu Bara serta Raperda tentang Perlindungan dan Pengakuan Hak-Hak Adat di Provinsi Kalimantan Utara.

“Kami masih menunggu jawaban dari pemerintah provinsi. Karena masih dibahas di internal,” kata Marten, Rabu (30/5).

Jika dua raperda itu telah rampung dibahas di eksekutif, lanjutnya, maka akan disampaikan ke DPRD dan selanjutnya diparipurnakan untuk persetujuan bersama. “Kalau ada kesepakatan dengan eksekutif, kami akan jadwalkan paripurna untuk persetujuan,” jelasnya.

Lebih lanjut dikatakannya, setelah disetujui, dewan akan membentuk pansus untuk membahas lebih detail dua raperda itu. Baik pembahasan di internal dewan maupun antara pansus dengan SKPD terkait. Serta akan dilakukan konsultasi degan Biro Hukum Pemprov Kaltara.

Dikatakan Marten, sejauh ini Badan Pembentukan Perda (Baperda) DPRD Kaltara terus berkoordinasi dengan Biro Hukum Pemprov Kaltara, guna mengetahui progres pembahasannya. “Saya sudah tugasakan Ketua Baperda untuk koordinasi dengan Biro Hukum untuk mengetahui perkebangannya,” pungkasnya. (adv)

Add a Comment