Terdepan dan Terpercaya|Selasa, Februari 19, 2019
> Home » Bisnis » Raih Medali Perunggu Diajang OPSI Nasional, Diknas Kaltara Menuai Prestasi Baru

Raih Medali Perunggu Diajang OPSI Nasional, Diknas Kaltara Menuai Prestasi Baru 

Gardankri.com, Tarakan – Raih Medali Perunggu yang di toreh siswa SMAN 1 Tarakan Kalimantan Utara, membuat citra Pendidikan di Kaltara melejit, pasalnya prestasi yang dihasilkan oleh Siswa/i diKaltara diajang lomba tingkat Nasional dan Internasional sering meraih prestasi kemenangan. Khsusnya siswa SMAN 1 yang mengikuti OPSI.Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) merupakan  wadah pengembangan bakat, minat dan kemampuan dalam meneliti dan berinovasi serta pembibitan budaya meneliti di kalangan siswa, yang mana Tahun ini dihelat di UTC Unnes Sampangan, Semarang, 15-20 Oktober 2018.( Tarakan 20/10/2018).

OPSI 2018 dengan tema “Meneliti Itu Seru” OPSI ingin memberikan siswa pengalaman nyata kalau meneliti itu menyenangkan, sehingga minat meneliti terus meningkat dan dapat ditularkan pada teman dan lingkungannya.

Bidang lomba pada OPSI Tahun 2018 sendiri dikelompokkan menjadi 3 kategori bidang penelitian, yakni (1) Bidang Matematika, Sains, dan Teknologi (Math, Science, and Technology), (2). Bidang Fisika Terapan dan Rekayasa (Applied Physics and Engineering) dan (3). Bidang lmu Sosial dan Humaniora (Social Sciences and Humanities).

Dalam Ajang ini SMAN 1 Tarakan sebagai Wakil Provinsi Kalimantan Utara dibawah bimbingan Ade kuswara, S.Pd.,  berhasil meloloskan 5 Project Penelitian di OPSI 2018 dengan rincian 2 Kelompok di Bidang ISH, 2 Kelompok Bidang FTR, 1 Kelompok Bidang MST

Menurut  Ade kuswara saat dihubungi gardankri.com, ” Hasil Pengumuman Pemenang OPSI 2018 semalam, untuk SMAN 1 Tarakan yang berhasil menjadi Juara di Kategori FTR adalah dengan judul Judul Project :
*Wattery Tech : Water Turbidity Detector* karya Amirullah Achmad Nassardhi dan Vincent,mendapat Medali Perunggu “, jelasnya.

Lebih dalam Ade Kusawara menjelaskan, ” Wattery Tech merupakan sebuah alat berbasis mikrokontroller Arduino Nano yang berfungsi untuk mendeteksi tingkat kekeruhan air dan kandungan logam berat dengan menggunakan sensor Photodiode untuk menangkap intesitas hamburan cahaya yang ditransmisikan oleh Laser diode merah melalui sampel cairan. Alat Wattery Tech ini mampu melakukan pengukuran dengan rentang 0 hingga 200 NTU (Nephelometric Turbidity Unit). Selain itu, alat ini juga dilengkapi dengan interface pengolah data dalam bentuk perangkat lunak untuk analisis tingkat kekeruhan air dan kandungan logam berat’,urainya.

” Konsep dari prinsip hamburan cahaya pada alat ini, memanfaatkan Laser Dioda Merah untuk menembakkan cahaya kedalam sebuah cairan yang akan mengenai medium berpartikel penghambur, yang nantinya sebagian besar cahaya tersebut akan ditransmisikan atau diteruskan dan sebagian dihamburkan ke segala arah secara acak oleh partikel-partikel tersebut. Tinggi rendahnya jumlah hamburan partikel dalam medium tersebut kemudian ditangkap oleh Sensor Photodiode untuk selanjutya dapat digunakan sebagai penentu tingkat kekeruhan dalam air “, tutupnya.

Sebagai catatan, Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) ini menjadi salah satu agenda penting Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas dalam rangka membangun manusia Indonesia unggul di Indonesia, disamping itu, kegiatan OPSI juga menjadi ajang seleksi karya penelitian unggul untuk diikutsertakan dalam berbagai ajang lomba penelitian tingkat internasional.(Mudi)

 

 

Add a Comment